Just About Mymind

Karya Dalam Perjalanan

Eksploitasi Seksinya Seragam SMA

10 Komentar

Maaf, sumber foto tidak tercatat

Seragam adalah identitas, demikian definisi singkat saya. Tidak sekedar sebagai tanda pengenal, mengenakan seragam tentu juga memikul  nilai.  Artinya, secara moral mengenakan suatu seragam   tentu bertanggungjawab terhadap nilai suatu identitas.

Sebentar dulu.., nih tulisan sebenarnya arahnya kemana.?

Begini, beberapa saat sebelum saya membuat tulisan ini saya secara tidak sengaja melihat tampilan group dancer remaja perempuan dan laki – laki yang memakai baju seragam SMA dengan gaya kasual dan cenderung binal. Rok yang lebih dekat ke pusar ketimbang lutut, baju ketat nan menonjol di bagian dada dengan kancing baju bagian atas terbuka.

Sedang dancer laki – lakinya lengan terlipat, baju dikeluarkan, dasi menjuntai tidak ditali dengan semestinya dan sedikit ada coretan di bagian – bagian tertentu. Mungkin maksud tema dancingnya ingin menggambarkan gaya anak remaja  SMA. Yang penuh keceriaan, sedikit nakal, dan ekspresif.

Yang saya heran, kenapa mesti baju SMA?? Apalagi improvisasi modelnya mengarah pada binalitas, seksi, menggugah syahwat dan cenderung kurang menggambarkan bahwa seragam SMA adalah seragam pelajar yang semestinya sedang  belajar meraih  nilai – nilai luhur dan kepribadian. Mereka senantiasa ditanamkan nilai – nilai kerapian dan kepatutan dalam berseraga di sekolah.

Maaf, sumber tidak terdeteksi

Bagi saya, ini adalah egoisme dalam mengkeksploitasi seragam  demi  kepentingan korporasi hiburan. Semua atas nama seni, hiburan dan kebebasan berkespresi. Improvisasi seragam SMA sebagai suatu kostum seperti pada group dance teresebut sungguh menciderai nilai – nilai pendidikan moral pada dunia pendidikan, khususnya dalam dunia remaja SMA.

Guru di sekolah selalu menanamkan kerapian, kesopanan dan kepatutan dalam berseragam. Sementara di televisi dipertontonkan cara berseragam yang tidak patut. Meski dalam acara hiburan, namun improvisasi kostum yang demikian tentu memancing remaja sebaya untuk menocobanya. Dan tentu akan menjadi salahsatu pemicu trend cara berpakaian seragam di sekolah. Meski sebenarnya melanggar ketentuan dan dan kepatutan. Siswa merasa gaul, mengikuti trend dan timbul percaya diri dalam konteks yang salah.

Saya juga pernah muda yang notabene kadang menikmati eksotisme segarnya remaja SMA, namun sebagai seorang guru dan masyarakat biasa, saya sebenarnya protes keras. Kenapa seragam SMA di improvisasi demikian. Seakan memberikan nuansa pada penenoton yang kebanyakan remaja bahwa “ini lho cara menggunakan seragam sekolah yang oke..!” atau “ keren kan kalau menggunakannya begini?”

Entah disadari atau tidak, rupanya pebisnis hiburan sudah mulai tidak menghiraukan nilai – nilai pendidikan yang melekat pada sebuah identitas pendidikan.  Improvisasi kostum untuk hiburan mestinya tetap menjunjung nilai – nilai yang melekat pada identitas seragam pelajar.

About these ads

Author: Saiful ghozi

Sarjana Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang 2005. Pengalaman mengajarnya diawali menjadi guru yang berstatus karyawan di s

10 thoughts on “Eksploitasi Seksinya Seragam SMA

  1. benar-benar memprihatinkan, ya Pak
    di sekolah guru berupaya mengajarkan yang baik-baik, tapi di luar sekolah justru banyak yang merusaknya.

  2. betul b bekti.., anak – anak remaja SMA dijejali nilai2 yg krg baik secara tdk sadar..

  3. Salah satu bentuk eksploitasi dunia pendidikan melalui pakaian seragam, Pak

  4. sebagai anak remaja yang sebentar lagi msk SMA, saya sangat mendukung nilai2 karakter yang positif sperti yg Bp ungkapkan. Mohon kepada anak2 remaja Indonesia untuk tidak mudah menjadi korban mode, trend, sinetron dll. kita tidak sadar bahwa sebenarnya hal tersebut adalah bentuk eksploitasi terhadap anak Negeri.

  5. betul mas yosef., sungguh memprihatinkan.,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 577 pengikut lainnya.