Just About Mymind

Karya Dalam Perjalanan

Seni Mengajar ( Matematika )

2 Komentar

Sebagai guru kita pasti masih punya idelisme – idelaisme dikelas yang masih tersisa sebelum semua terbeli  oleh obsesi – obsesi pragmatisme keberhasilan.  Kebanyakan guru mempunyai “kemampuan trik” sendiri dalam mengajar. Akan tetapi guru yang cermat selalu mencari ide dan teknik baru untuk diterapkan didalam kelas. Nah, itulah idealisme  guru dikelas yang sangat mahal bagi modal keberhasilan pembelajaran secara umum.

Banyak sekali guru matematika yang menggunakan waktu pelajaran 45 menit dengan kegiatan berikut:

30 menit – membahas tugas yang lalu

10 menit – memberi pelajaran baru

5   menit – memberi tugas kepada murid.

Pendekatan ini yang rutin dilakukan hampir setiap hari,  seringkali dikategorikan sebagai tiga M :

Membosankan

Membahayakan

Merusak seluruh minat siswa

Tidak bisa disagkal, seperti itulah kebanyakan cara mengajar guru. Karena itu ibarat jalan sudah jelas “trackk” dan  arahnya. Atau bisa dikatakan cara yang paling “simpel” dan efektif tidak menguras tenaga dan pikiran, tapi hasilnya jelas. Bisa, atau tidak bisa. Paham, atau tidak paham. Selanjutnya tingggal merumuskan label ketercapaian dalam daftar nilai kita.

Beruntunglah guru yang idealisme pengembangan diri dalam menemukan seni mengajar dikelas dapat “dibeli” oleh kompensasi kesejahteraan gaji karena satus PNS-nya atau mengajar di sekolah yang berstatus “mahal”.

Nah bagaimana bagi mereka yang masih terbelenggu dengan dialektika- pragmatisme mengajar dikelas yang demikian tersebut diatas karena keterpurukan sistem manajemen sekolah? atau ketertinggalan informasi dan kesempatan belajar? atau karena kesibukan mereka yang masih berjuang sendiri dalam menyejahterakan  diri?..

Semua berujung pada dedikasi dan integritas seorang guru. Apakah profesi guru adalah profesi semata – mata mencari penghidupan, atau nalurinya  yang merasa sudah ditakdirkan untuk harus berkembang demi kesuksesan muridnya. Lepas dari kajian hipotesis – hipotesis yang rumit untuk di bahas dan cermati.

Penulis: Saiful ghozi

Lulus sarjana Pend Matematika Univ. Neg. Malang thn 2005. Mengajar di berbagai sekolah CSR perusahaan; PT SBK Melawi Kalbar, PT Kertas Nusantara Berau Kaltim, PT Chevron dan Total E&P Balikpapan. Setelah lulus pascasarjana di Unmul Samarinda thn 2013, kini menjadi dosen tetap di Politeknik Negeri Balikpapan Kaltim

2 thoughts on “Seni Mengajar ( Matematika )

  1. memang agak repot profesi seorang guru, satu sisi dedikasi dan tentu saja income mesti diperhitungkan. semoga pemerintah memahaminya…. bagus mas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s