Just About Mymind

Karya Dalam Perjalanan

Sebuah buku karangan Max A. Sobel & M. Maletsky

Tinggalkan komentar

Guru harus mengetahui perlengkapan mereka.

Guru harus mengenal murid yang sedang mereka ajar.

Selain itu, guru harus mengetahui bagaimana mengajar secara menarik.


Tiga ungkapan tersebut adalah tiga kalimat pertama yang ditulis oleh Max A. Sobel dalam buku : ” Teaching Mathematic : A Sourcebook of Aids, Activities, and Strategies “ .

Sebuah buku yang menurut saya sangat inspiratif. Saya beli di toko buku yang berada di lantai 2 Matahari Mall Pontianak ( saya lupa nama toko buku tersebut ). Belakangan saya beruntung mendapat buku tersebut sebab belum pernah saya lihat stok buku serupa di toko – toko buku yang lain.

Tapi judul bukunya berbahasa inggris! memang sebegitu menariknya tulisan yang berbahas iggris??.. eits..tunggu dulu.. tentu yang saya punya buku versi terjemahannya, yaitu ” Mengajar Matematika: Sebuah Sumber alat peraga, Aktivitas, dan Strategi”.

Meskipun belum tuntas saya membaca semua isinya, tapi buku tersebut amat membantu dalam mencari sumber inspirasi dalam persiapan mengajar.  Buku tersebut menawarkan aktifitas belajar yang inspiratif, dan aplikatif .

Materinya jauh dari delik – delik kurikulum di kelas. Dan jauh dari pembahasan – pembahasan teoritis. Dibuku tersebut disajikan berbagai aktifitas pembelajaran, dengan berbagai penitikberatan metode. Semua di dominasi oleh pendekatan problem solving dalam setiap topik yang dipilh matematika.

Tidak banyak guru yang punya waktu untuk menyempatkan diri membaca buku – buku seperti itu. Alih – alih mebaca buku pengembangan diri, buku materi wajib siswa aja kadang tidak sepenuhnya dibaca sebelum masuk kelas. Guru banyak yang mengandalkan pengalaman materi belajar siswa yang dianggap hanya itu – itu saja.

Karena buku itulah saya terinspirasi membuat pin sebagai reward kuis atau hasil ulangan dan sebagainya bagi siswa di kelas.

Gambar diatas adalah pin sederhana yang saya desain dengan biaya hanya 3.500 rupah per biji. Tentu dengan biaya pribadi. Untungnya idealisme saya untuk memotivasi murid sedikit terfasilitasi. Jika tidak, idealisme hanya pembicaraan di seminar – seminar dan kajian – kajian teori pembelajaran yang jauh dari penerapan.


Penulis: Saiful ghozi

Lulus sarjana Pend Matematika Univ. Neg. Malang thn 2005. Mengajar di berbagai sekolah CSR perusahaan; PT SBK Melawi Kalbar, PT Kertas Nusantara Berau Kaltim, PT Chevron dan Total E&P Balikpapan. Setelah lulus pascasarjana di Unmul Samarinda thn 2013, kini menjadi dosen tetap di Politeknik Negeri Balikpapan Kaltim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s