Just About Mymind

Karya Dalam Perjalanan

Senam menulis (2) : catatan pergantian tahun.

4 Komentar

desa

Foto adalah ilustrasi, bukan lokasi desa saya.

Hari keempat saya memutuskan tidak bergabung dengan rombongan yang melanjutkan wisata ke kota Solo kemudian menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan wisata Tawang Mangu.

Saya memilih menuju ke Blitar  menghabiskan malam pergatian tahun di rumah orangtua. Menikmati susana sepinya desa saya yang tak terjamah hiruk pikuknya perayaan tahun baru.

Berbaring di sofa rumah sembari  ditemani suara radio butut bapak saya yang seringkali memutar lagu – lagu kasidah Nasida Ria dan Rhoma Irama. Sambil sesekali menjawab seperlunya pertanyaan rutin yang dilontarkan ibu saya dari kejauhan di dapur sana sambil mengaduk kopi untuk saya:

 Kampungku nan sepi,
Tahun baru atau lama tak ada yg peduli
Lebih penting prgantian musim gugur menjadi musim semi
Atau pergantian palawija menjadi padi
Tak ada juga gemerlap kembang api
Itu hanya ada dikota dan televisi
Tak ada juga lalu lalang muda-mudi
Karn hari ini tidak juga libur mengaji
Kampungku nan sepi,,

Mengikuti irama kantuk di sofa  hingga terlelap dan  bangun di tahun yang berbeda. Disaat subuh tiba, rupanya ada kopi tahun lalu yang belum saya minum. Hmm kopi yang dingin tapi lumayan membuat mata terbuka. Bergegas gabung dengan jamaah sholat subuh dimasjid yang jamaahnya hanya dua. Dimana Imam dan muazinnya juga sama.

Setelah bertegur sapa dengan beberapa sanak saudara, siangnya saya terbang balik ke Balikpapan. Melanjutkan perjuangan. Bergumul dengan pekerjaan dan obsesi – obsesi yang tertinggal di tahun yang lalu. Selamat tahun baru 2014.

Penulis: Saiful ghozi

Lulus sarjana Pend Matematika Univ. Neg. Malang thn 2005. Mengajar di berbagai sekolah CSR perusahaan; PT SBK Melawi Kalbar, PT Kertas Nusantara Berau Kaltim, PT Chevron dan Total E&P Balikpapan. Setelah lulus pascasarjana di Unmul Samarinda thn 2013, kini menjadi dosen tetap di Politeknik Negeri Balikpapan Kaltim

4 thoughts on “Senam menulis (2) : catatan pergantian tahun.

  1. Dari Balikpapan ke p. Derawan masih jauh, pak? boleh sharing tuh pengalaman ketika wisata ke sana🙂

    • masih 50 menit via pesawat pak dr balikpapan,
      dengan tiket rata2 650 rb dr bppn ke berau.
      Atau dr Sby lgsg ada juga rata2 800 ribu. Dr Kota berau msh 3 jam darat via taksi 125 rb. Sewa Speedboat berlima 250 rb.
      Yg menonjol adalah bisa melihat penyu lgsung, dan snorkling terumbu karang. destinasi jajaran pulau2nya jg bagus, tp panasnya ckp menyengat.
      Penginapan dr yg kelas numpang org kampung , homestay, hingga cottage di pantai 800 rb semalam.
      Sy 3 kali ke pulau derawan., tdk ada perubahan biaya yg signifikan.

      • Wow..rupanya dari Balikpapan masih jauh dan harus naik pesawat ke berau. Btw, banyak juga obyek yg bisa dinikmati. Semoga kalau pas ke Balikpapan bisa ke Derawan. Trims infonya, pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s