Just About Mymind

Karya Dalam Perjalanan


15 Komentar

Lagi, mengais sebuah inspirasi mengajar.

Serasa di tepi lautan jika membuka kembali buku Max A. Sobel dan Ivan M. Maletsky ini. Lautan dengan hamparan wawasan dan inspirasi yang luas bagi seorang guru.

Pembahasan yang dilakukan dibuku ini independen, terbuka dan konkrit. Jauh dari teori pedagogik yang rumit. Tawaran idenya tidak jauh diawang – awang alias konkrit. Si pengarang, Max A. Sobel dan Ivan M. Maletsky memang akademisi dan praktisi pendidikan matematika tulen di negara asalnya, Amerika.

Saya tidak bermaksud promosi buku, anggap saja ini kutipan resensi yang melahirkan sedikit inspirasi pribadi. Kalaupun penerbit diuntungkan secara komersial dengan posting ini, anggap aja berkah dari penerbitan buku pendidikan. Hm. Baca lebih lanjut

Iklan


4 Komentar

Permainan Bilangan : Tebak angka

Pada permainan ini, guru  memikirkan sebuah angka rahasia yang harus ditebak oleh siswa. Angka ini hanya guru yang mengetahui. Ketika angka sudah ditentukan angka tersebut lalu dituliskan di kertas dan disembunyikan.

image: blog.uny.ac.id

Lalu guru membuka kesempatan siswa untuk menebak dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya seputar angka tersebut.

Baca lebih lanjut


14 Komentar

Permainan bilangan: ” Mathemagic “

Image: tutor2u.net

Saya mencoba untuk tidak terlalu ekslusif dalam membangun tema aktifitas bloging saya. Saya percaya informasi apapun pasti ada manfaatnya dikemudian hari. Meskipun saat ini apa yang saya dapatkan masih sangat sedikit dan bahkan sepotong – potong. Untuk delik wawasan SEO, hosting, pagerank, Javascript dll saya masih sebatas pengamat, belum sepenuhnya pengguna apalagi pengembang.

Tapi saya juga tidak ingin melenceng dari fitrah saya sebagai seorang guru yang seyogyanya senantiasa memupuk semangat pengembangan diri dan sharing dengan rekan sesama profesi guru.

Berkaitan dengan itu, kali ini saya kembali sharing tentang trik yang jitu untuk membuat murid – murid membicarakannya berhari – hari kenapa sebuah trik matematika sederhana bisa terjadi. Sekaligus untuk menguji daya eksplorasi murid akan sebuah pola matematika. Oleh Evan Maletsky dalam buku dimana saya menyadur, trik ini Ia sebut dengan “ Mathemagic ” Baca lebih lanjut


12 Komentar

Permainan Matematika : Aljabar !

Menyiapkan sebuah ide untuk mengawali sebuah topic di kelas, bukan hal yang mudah. Apalagi yang menarik minat siswa. Nah, berikut trik yang pernah penulis terapkan dikelas pembelajaran aljabar SD dan SMP kelas 7. Tidak menutup kemungkinan diterapkan dikelas anak SMA dengan kondisi tertentu dengan refleksi yang sesuai dengan tahap berpikir mereka.

Tempatkan sebuah pensil dan sebuah penghapus diatas meja, dan suruh dua murid secara sukarela untuk mempergakannya. ( Sebut saja sukarelawannya adalah Obed dan Acong )

INTRUKSI
Salahsatu dari kalian silahkan ambil pensil, dan yang lain ambil penghapus. Jangan beritahu saya, saya akan menebaknya.

Yang merasa mengambil pensil saya titipkan angka 7 dan, dan yang ambil penghapus saya titip angka 9. Saya tdk tahu siapa yang mendapat angka 7 atau 9.

Untuk Acong, kalikan kalikan bilangan kamu dengan 2.

Untuk Obed, kalikan bilangan kamu dengan 3.

Jumlahkan hasil perkalian kalian

ILUSTRASI

Anggap Acong mengambil pensil
dan Obed mengambil penghapus.

Acong mendapat angka 7 dan Obed mendapat angka 9.

Acong : 7 x 2 = 14

Obed : 9 x 3 = 27

14 + 27 = 41

Nah, guru cukup bertanya kepada kedua sukarelawan tersebut, bisakah hasil penjumlahan tadi dibagi di bagi 3 ? Ketentuan jawabannnya adalah jika hasil penjumlahannya dapat dibagi 3 maka Obedlah yang mengambil pensil( ingat, acong yang mendapat angka 2). Jika tidak bisa dibagi 3, maka Acong yang mengambil pensil.
Karena Jumlahnya tidak dapat dibagi 3, maka tanpa tahu bilangan 41 kita bisa tebak Acong yang mengambil pensil

Trik ini sejatinya sangat simpel, tapi dengan sedikit improvisasi akan menjadi awal yang baik untuk menarik perhatian siswa yang heterogen tingkat motivasi dan minat belajarnya. Khususnya dikelas pembelajaran aljabar.
Selanjutnya tentu dilakukan refleksi sekilas mengapa trik ini bisa berjalan sesuai tahapan berpikir siswa.
Selamat mencoba.
( disadur dari tulisan Max A. Sobel & Evan M Maletsky dlm ” Teaching Math: A source of aids, Activities & Strategies”)
Kaltim 2010


2 Komentar

Seni Mengajar ( Matematika )

Sebagai guru kita pasti masih punya idelisme – idelaisme dikelas yang masih tersisa sebelum semua terbeli  oleh obsesi – obsesi pragmatisme keberhasilan.  Kebanyakan guru mempunyai “kemampuan trik” sendiri dalam mengajar. Akan tetapi guru yang cermat selalu mencari ide dan teknik baru untuk diterapkan didalam kelas. Nah, itulah idealisme  guru dikelas yang sangat mahal bagi modal keberhasilan pembelajaran secara umum.

Banyak sekali guru matematika yang menggunakan waktu pelajaran 45 menit dengan kegiatan berikut:

30 menit – membahas tugas yang lalu

10 menit – memberi pelajaran baru

5   menit – memberi tugas kepada murid. Baca lebih lanjut